Tampilkan postingan dengan label informasi cpns terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi cpns terbaru. Tampilkan semua postingan

CPNS 2014 : Formasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag)


PENGUMUMAN
Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Kementerian Agama (Kemenag)
Formasi Tahun Anggaran 2014
E-MEDIA  | Kementerian Agama – Kemenag atau Departemen Agama – Depag adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan agama. Kementerian Agama dipimpin oleh seorang Menteri Agama (Menag) yang sejak tanggal 9 Juni 2014 dijabat oleh Lukman Hakim Saifuddin.
Dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi dibidang manajemen SDM aparatur dan mewujudkan reformasi sistem pengadaan Aparatur Sipil Kementerian Agama berbasis kompetensi, yang dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, akuntabel, tidak diskriminatif, dan bebas dari praktek KKN maka Kementerian Agama – Kemenag akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2014.
Formasi CPNS Kemenag 2014
JABATANPENDIDIKAN



DosenS2IIIb
Administrasi KearsipanS1IIIa
Administrasi PerpustakaanS1IIIa
Administrsi PersuratanS1IIIa
Analis Barang dan JasaS1IIIa
Analis KepegawaianS1IIIa
Analis Kurikulum dan PembelajaranS1IIIa
Analis OrganisasiS1IIIa
Pengadministrasi Bahan Pelaporan dan Evaluasi ProgramS1IIIa
Pengadministrasi UmumS1IIIa
Pengelola Kesejahteraan PegawaiS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah DataS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data Kelembagaan Agama KatolikS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data Ketenagaan dan KemahasiswaanS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data Ketenagaan dan KesiswaanS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data Ketenagaan dan KesiswaanS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data Pemberdayaan UmatS1IIIa
Pengumpul dan Pengolah Data PenyuluhS1IIIa
Penyiap Bahan AdministrasiS1IIIa
Penyiap Bahan Akademik dan AkreditasiS1IIIa
Penyiap Bahan LaporanS1IIIa
Penyiap Bahan Operasional KerumahtanggaanS1IIIa
Penyiap Bahan Pemberdayaan LembagaS1IIIa
Penyiap Bahan Pembinaan PenyuluhanS1IIIa
Penyiap Bahan Program Pemberdayaan UmatS1IIIa
Penyusun Kurikulum, Bahan Ajar dan EvaluasiS1IIIa
Penyusun Laporan Ketenagaan dan KesiswaanS1IIIa
Penyusun Laporan Penguatan LembagaS1IIIa
Pranata Komputer pertamaS1IIIa
Pengadministrasi UmumS1IIIa
Pengadministrasi AkademikS1IIIa
Pengadministrasi PersuratanS1IIIb
AuditorS1IIIa
LaboranS1IIIa
Laboran Tingkat AhliS1IIIa
Laboran PsikologiS1IIIa
Laboran IPAS1IIIa
Laboran TeknikS1IIIa
Laboran FarmasiS1IIIa
Laboran KimiaS1IIIa
Laboran Multi mediaS1IIIa
Laboran HukumS1IIIa
Laboran BahasaS1IIIa
Penata Laporan KeuanganS1IIIa
Penyusun Rencana Pengadaan dan PerlengkapanS1IIIa
Analis Barang dan JasaS1IIIa
Analis Pelaporan dan Transaksi KeuanganS1IIIa
Pustakawan PertamaS1IIIa
Detail Formasi dan penempatan dapat dilihat di laman Sumber di bawah
PENDAFTARAN
  1. Lamaran ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam dan ditandatangani oleh pelamar ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia (contoh terlampir) disertai dengan:
    • a. Print out kartu/tanda bukti pendaftaran CPNS online Tahun 2014;
    • b. Fotokopi sah ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan;
    • c. Pasfoto berwarna terbaru berlatar belakang warna merah ukuran 3 x 4 cm sebanyak dua lembar;
    • d. Fotokopi KTP yang masih berlaku;
    • e. Pelamar wajib melampirkan amplop balasan yang telah ditempel perangko kilat/kilat khusus dengan menuliskan nama, alamat lengkap, dan kode pos;
    • f. Fotokopi sah surat keputusan/bukti pengangkatan pertama sampai dengan terakhir, bagi yang usianya lebih dari 35 tahun dan paling tinggi 40 tahun dan mempunyai masa kerja pada instansi pemerintah/lembaga swasta yang berbadan hukum sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002.
  2. Dalam lamaran harus menyebutkan jenis jabatan yang akan dilamar.
  3. Pada amplop lamaran agar mencantumkan satuan kerja yang dituju dan jenis jabatan yang dilamar pada sudut kiri atas (contoh terlampir).
  4. Surat lamaran berserta dokumen sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas, diterima oleh Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Agama melalui jasa pos kepada alamat satuan kerja yang dilamar (alamat tempat mendaftar/melamar/PO BOX terlampir) selambat-lambatnya 5 (lima) hari setelah selesai pengumuman.
  5. Bagi pelamar yang menyampaikan berkas lamaran tidak sesuai dengan alamat satuan kerja yang dilamar, dinyatakan batal/gugur/diskualifikasi.
  6. Pelamar mengikuti ujian seleksi pada satuan kerja yang dilamar.
  7. Pelamar yang telah menyampaikan berkas lamaran kepada satuan kerja yang dilamar agar memantau hasil verifikasi berkas lamaran pada Sistem Seleksi CPNS Nasional secara online.
PERSYARATAN PELAMAR
  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Usia pelamar:
    • a. paling rendah berusia 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat pelamaran;
    • b. usia pelamar ditentukan berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum pada Ijazah yang digunakan sebagai dasar untuk pelamaran.
  3. Bagi pelamar lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang belum terakreditasi sebelum berlakunya Keputusan Mendiknas Nomor 184/U/2001 tanggal 23 November 2001, harus disahkan oleh Kopertis/Kopertais.
  4. Bagi pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri atau Lembaga Pendidikan Luar Negeri, harus melampirkan Surat Keputusan Penetapan dan Penyetaraan hasil penilaian ijazah lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
  5. Foto kopi ijazah yang dikeluarkan oleh:
    • a. Universitas/Institut, dilegalisasi oleh Rektor/Dekan/Pembantu atau Wakil Dekan Bidang Akademik/Direktur Pasca Sarjana;
    • b. Sekolah Tinggi, dilegalisasi oleh Ketua/Pembantu atau Wakil Ketua Bidang Akademik/Direktur Pasca Sarjana;
    • c. Khusus untuk pelamar lulusan Perguruan Tinggi Agama Katolik Swasta (PTAKS), foto kopi dapat dilegalisir oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik/Direktur Pendidikan Katolik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik.
  6. Tanggal penetapan ijazah harus sebelum tanggal pelamaran, sedangkan surat keterangan atau pernyataan lulus tidak diperbolehkan.
    • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
    • a. Sarjana (S1) minimal 2,75 (dua koma tujuh lima);
    • b. Magister/Master (S2) minimal 3,00 (tiga koma nol nol);
    • c. Doktor (S3) minimal 3,00 (tiga koma nol nol).
  7. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
  8. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Swasta.
  9. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri/Pegawai Negeri/TNI/POLRI.
  10. Tidak menjadi anggota/pengurus PARPOL.
  11. Bersedia mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan pada Kementerian Agama.
WAKTU PENDAFTARAN
  • Pengumuman lowongan formasi dan registrasi secara online melalui website: http://panselnas.menpan.go.id, pendaftaran CPNS secara online melalui website Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan alamat http://sscn.bkn.go.id mulai tanggal 19 September s.d. 3 Oktober 2014
KETENTUAN LAIN
  1. Tes TKD CPNS akan dilakukan dengan sistem CAT. Bahan latihan CAT CPNS : Klik Disini
  2. Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Agama mengumumkan jumlah formasi dan jenis ketenagaan yang ditetapkan pada setiap satuan kerja.
  3. Bagi seluruh pelamar wajib mengikuti ujian seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD), khusus untuk pelamar jenis ketenagaan Dosen dan Auditor wajib mengikuti ujian seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).
  4. Berkas lamaran yang telah masuk, menjadi milik Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Agama dan tidak dapat diambil kembali.
  5. Seluruh proses rekruitmen CPNS Kementerian Agama tidak dipungut biaya.
  6. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  7. Sumber : https://panselnas.menpan.go.id/index.php/14-formasi/pusat/587-kementerian-agama

CPNS 2014 : Jogja Hanya Membuka 74 Formasi

E-MEDIA | Dalam tahun 2014 ini, Pemerintah Kota Yogyakarta akhirnya mendapat jatah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS), setelah beberapa tahun sebelumnya terkena moratorium. Hanya saja sedikit disayangkan, jumlah formasi yang boleh dibuka hanya 74 orang saja. Padahal kekurangan pegawai negeri sipil di Pemkot Yogya sekitar 1000 CPNS.

Izin penambahan CPNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Yogyakarta tersebut berdasarkan surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor B-2550/M.PAN-RB/06/2014 perihal persetujuan prinsip tambahan formasi ASN tahun 2014 yang ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian pusat dan daerah.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Ary Sulistyorini, surat tentang persetujuan penambahan CPNS tersebut diterima BKD KotaYogyakarta pada 20 Juni lalu melalui sistem e-formasi (formasi elektronik). Sebelumnya pada Maret 2014 BKD Kota Yogyakarta telah mengajukan formasi kebutuhan pegawai di lingkungan pemkot Yogyakarta ke pemerintah pusat.

“Untuk formasi CPNS, kami sudah mengajukan kebutuhannya pada Maret lalu dan baru pada 20 Juni ada persetujuan penambahan dari pusat,” kata Ary di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (2/7).
Berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja, saat ini Pemkot masih kekurangan sekitar 1000-an pegawai. Namun setelah dilakukan pengkajian ulang sesuai skala prioritas diketahui ada kekurangan 642 pegawai. “Kebutuhan yang kami ajukan 642 pegawai namun yang disetujui oleh kementerian hanya untuk 74 formasi,” jelasnya.

Menurut Ary, sebanyak 74 formasi tersebut terbagi untuk tiga kategori formasi yakni pendidikan, kesehatan dan teknis. Kemungkinan, kebutuhan tenaga dari bidang pendidikan yang terbanyak, kemudian disusul kesehatan dan teknis. Untuk tenaga kesehatan menurut Ary pemenuhannya selain dari seleksi CPNS juga bisa dari Badan Layanan Umum (BLU). Sebab, instansi kesehatan sudah berstatus sebagai BLU.

“Kami akan menyusun formasi kebutuhan sesuai skala prioritas berdasarkan visi misi dan program Pemkot. Data itu akan kami kirimkan kembali ke pusat,” jelas Ary.

CPNS 2014 : Formasi CPNS Segera Ditetapkan MenPAN-RB

E-MEDIA | Masyarakat peminat CPNS 2014 tampaknya harus mempersiapkan diri mulai sekarang. Selain persiapan materi persyaratan dan mental, Anda juga harus mempersiapkan sarana utama untuk akses CPNS. Karena seleksi penerimaan CPNS 2014 dilaksanakan secara online, maka Anda wajib mempersiapkan koneksi internet yang stabil dan kencang.

Apalagi formasi CPNS 2014 dalam pekan ini akan segera ditetapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar. Informasinya, satu atau dua hari ke depan masyarakat sudah bisa mericek ke website KemenPAN-RB apa saja formasinya.

“Formasinya sudah selesai kami bahas, tinggal tunggu penetapan Pak Menteri saja,” kata Kabag Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB Diah Raraz saat menerima rombongan DPRD Semarang di Media Center, Senin (23/6).

Dia menyatakan, bila formasinya diteken MenPAN-RB hari ini, maka besok sudah bisa dicek di website. Prinsipnya, pemerintah ingin secepatnya menginformasikan formasinya ke masyarakat agar pelamar bisa memiliki ruang waktu yang lebih untuk menyiapkan diri.

Demikian pula website Informasicpnsbumn.com juga berupaya membantu menyebarkan info tentang CPNS yang terbaru.

“Masyarakat bisa memantau di website KemenPAN-RB. Mudah-mudahan, kalau bukan hari ini, besok sudah ada pengumuman formasinya. Karena pada dasarnya Pak Menteri ingin kerja cepat dan tidak mau menunda-nunda,” terangnya.

Tahun ini formasi aparatur sipil negara (ASN) disediakan 100 ribu kursi, terdiri dari 65 ribu CPNS dan 35 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pertengahan Juli, masyarakat sudah bisa melamar lewat on line.

CPNS 2014 : 5000 Orang Untuk CPNS Penyuluh Pertanian Terbuka

E-MEDIA | Salah satu formasi yang banyak mendapat jatah dalam seleksi Penerimaan CPNS 2014 adalah Penyuluh pertanian. Kabar yang kami dapatkan sebanyak 5.000 formasi CPNS disediakan untuk Penyuluh Pertanian.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan kuota lima ribu formasi untuk jabatan penyuluh pertanian, lewat jalur pelamar umum yang ingin menjadi CPNS.

Dengan demikian tenaga harian lepas (THL) dan tenaga bantu penyuluh (TBP) yang jumlahnya mencapai 23.771 orang tidak otomatis menjadi CPNS. Bagi yang usianya di bawah 35 tahun, bia ikut tes jalur umum. Yang lebih tua, bisa mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Tahun ini, ada lima ribu formasi CPNS untuk penyuluh yang kita siapkan. Bagi THL-TBP yang usianya di bawah 35 tahun bisa memungkinkan ikut lewat jalur umum saja karena penyuluh kita prioritaskan,” ungkap Deputi SDM KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmadja dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPR RI di Gedung Senayan, Kamis (19/6).

Khusus untuk PPPK, lanjutnya, proses seleksinya belum bisa dilakukan karena masih harus menunggu ditetapkannya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) menjadi PP tentang PPPK.

Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP) Kementan Winny Dian Wibawa, mengungkapkan, total penyuluh 23.771 orang. Yang akan diangkat tahun ini lewat jalur PPPK adalah 10 ribu orang.

“Karena penyuluh kita kebanyakan di daerah, maka formasi PPPK kita ambil dari daerah. Nantinya Kementan akan meminta daerah untuk mengajukan usulan formasi PPPK bagi penyuluh,” terangnya.

CPNS 2014 : Paluta Usulkan 851 Formasi

E-MEDIA | Warga Paluta dan sekitarnya yang ingin menjadi CPNS tampaknya harus bersabar dulu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta tahun ini telah melakukan pengusulan kuota CPNS ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB), sebanyak 851 orang dengan di bagi tiga formasi yakni teknis, kesehatan dan guru.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala BKD Paluta Mora Harahap melalui Kabid Penram Nanda Lubis, di kantor BKD Paluta, Jalinsum Gunung Tua- Padangsidimpuan, Km 4, Kecamatan Padang Bolak, Selasa (17/6).

Menurut Nanda, berdasarkan analisis jabatan (Anjab), sebagai salah satu prasyarat untuk mendapatkan kuota rekrutmen CPNS, karena belanja pegawai Pemkab Paluta masih berada di bawah 50 persen.

Formasi guru dan tenaga kesehatan, kata Nanda, merupakan bagian dari prioritas utama untuk formasi CPNS 2014 dengan alasan masih banyaknya tenaga pendidik maupun kesehatan di Paluta yang tidak terisi.

Lebih lanjut, Pemkab Paluta hanya bisa mengusulkan kepada pemerintah pusat, namun daerah tidak bisa memastikan jumlah keseluruhan yang telah di usulkan bisa diterima, bahkan dari 851 CPNS yang telah diusulkan bisa diterima dan bahkan bisa saja tidak diterima.

“Jumlah yang diusulkan sebanyak 851 CPNS, bisa saja nanti yang diterima usulannya malah separuh dari yang kita usulkan. Kita lihat saja nanti bagaimana, BKD masih tetap lakukan koordinasi ke Menpan RB,” ungkapnya.

Terpisah penggiat sosial Tongku Banua Desa berharap agar Pemkab Paluta benar-benar lebih memprioritaskan penerimaan CPNS bagi tenaga guru dan kesehatan sebab kata Ramlan, masih banyak daerah di Paluta ini yang kekurangan tenaga guru maupun tenaga kesehatan.

“Masih banyak di daerah kita ini yang kekurangan guru dan tenaga kesehatan, untuk itu Pemkab diminta serius untuk memikirkan formasi guru dan tenaga kesehatan,” pungkasnya.

CPNS 2014 : Di Job Fair Simulasi Sisterm CAT Paling Diburu

E-MEDIA | Penggunaan metode Tes CAT CPNS terbukti membuat peminat CPNS penasaran. Buktinya pengunjung job fair di Senayan City membanjiri stand Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Birokrasi yang menggelar simulasi computer assisted test (CAT), Rabu (18/06). Hal ini mengindikasikan antusiasme generasi muda untuk menjadi CPNS masih tinggi.

Panitia menyiapkan 10 laptop untuk uji coba CAT yang akan digunakan untuk Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS di seluruh tanah air, Agustus mendatang. Jumlah itu dirasa kurang karena banyaknya job seeker yang menyerbu stand Kementerian PANRB. “Sekitar 500 orang mencoba simulasi CAT,” ujar Kabag Komunikasi Publik Kementerian PANRB Suwardi.

Andi Krisyuliana, salah satu pengunjung mengaku penasaran dengan sistem CAT. “Saya ingin mencoba CAT yang katanya nilai bisa langsung diketahui setelah tes dikerjakan,” ujar wanita yang akrab disapa Ana. Setelah mengerjakan 20 soal dalam 10 menit, Ana tersenyum setelah melihat hasilnya. Peserta simulasi CAT memang dapat langsung mengetahui nilai, dari tiga kelompok soal, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi serta nilai total.

Untuk menjawab rasa keingintahuan yang begitu besar dari pengunjung, Kementerian PANRB juga menggelar talkshow di sela-sela job fair yang diikuti oleh 70 institusi yang ikut menggelar pameran kerja.

Kepala Bidang Evaluasi Kebijakan Pengadaan SDM Aparatur Diah Faras dan Kepala Bidang Sistem Informasi SDM Aparatur Widaryati Hestiarsi menjadi narasumber dalam bincang-bincang tersebut. “Rencana kita akan membuat portal nasional. Jadi tinggal buka portal tersebut, pelamar tinggal pilih instansi dan formasi apa saja yang akan dilamar untuk mendaftar di instansi pusat,” jelas Diah.
Hesti menambahkan bahwa untuk tahun ini pelamar hanya diperkenankan melamar di satu instansi pusat maupun daerah. Namun setiap pelamar boleh memilih tiga kualifikasi jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.

CPNS Kementerian PANRB Ummu Nur Hanifah turut hadir untuk berbagai pengalamannya tentang pelaksanaan CPNS tahun lalu. “Seleksi CPNS dengan CAT sangat transparan. Kita tahu nilai dan peringkat saat tes,” jelas Ummu.

Diah menambahkan, sistem CAT ini merupakan langkah awal dalam pemberantasan KKN dalam penerimaan CPNS. “Tidak ada lagi bayar-membayar. Titip-menitip,” tegas Diah.

Apakah Anda sudah siap mengikuti tes CPNS sistem CAT ? Anda bisa belajar sejak dini dengan mengunjungi laman : http://ujian.latihansoal.com

Sumber : Kemenpan RB

CPNS 2014 : CPNS Dokter PTT Masih Tetap Menjadi Prioritas

E-MEDIA | Pada penerimaan CPNS tahun 2014 ini, formasi dokter tetap menjadi prioritas CPNS untuk pemerintah daerah. Utamanya di daerah luar Jawa khususnya daerah khususnya wilayah terpencil, terluar, perbatasan, dan pemekaran. Selain formasi dokter, prioritas lainnya meliputi pelamar umum dengan prioritas jabatan di lingkungan dinas yang menunjang program pelaksanaan pembangunan sesuai potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing.

“Kita akan menerima pelamar khusus dengan prioritas jabatan dokter PTT. Mereka akan ditempatkan di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kurang diminati,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman di Jakarta, Selasa (17/6).

Sedangkan prioritas rekrutmen CPNS untuk instansi pusat, adalah jabatan fungsional tertentu (jabatan fungsional) yang menjadi jabatan utama di instansinya, dan jabatan fungsional lain sebagai penunjang jabatan utama. Selain itu, juga diprioritaskan untuk jabatan fungsional umum (pelaksana yang melaksanakan tugas teknis).

Tahun ini, lanjut Herman, terdapat 482 instansi pemerintah yang mendapat formasi, dan akan membuka lowongan CPNS. Disebutkan, untuk instansi pusat terdiri dari 31 kementerian dan 40 lembaga. Sedangkan pemerintah daerah terdiri dari 28 pemerintah provinsi dan 383 pemerintah kabupaten/kota. “Pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi (sistem single entry) akan dilakukan pada Juli, dan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014. Satu pelamar dapat memilih tiga jabatan dalam satu instansi,” ujarnya.

Ditambahkan Jerman, saat pendaftaran tidak perlu menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan Kartu Kuning dari Dinas Tenaga Kerja.

Seperti tahun lalu, materi TKD terdiri dari tiga kelompok soal. Kelompok pertama adalah wawasan kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sedangkan kelompok kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan dan lainnya.

Adapun kelompok soal ketiga adalah intelegensia umum, yang meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.

CPNS 2014 : KemenPAN-RB Sosialisasi Sistem CAT CPNS Melalui Job Fair

E-MEDIA | Acara Job Fair CPNS menjadi salah satu sarana KemenpanRB untuk lebih mengenalkan sistem CAT CPNS kepada calon peminat CPNS. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba sistem computer assisted test (CAT).

Sistem CAT itu akan diperkenalkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam job fair di hall Senayan City Jakarta pada 18–19 Juni dan di Gedung Wanita Bogor pada 24-25 Juni 2014. Hanya saja, KemenPAN-RB tidak menerima lamaran seperti halnya peserta job fair lainnya. Pasalnya pendaftaran diajukan pada pekan kedua Juli lewat pendaftaran online.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman mengatakan, sistim CAT perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas sebagai metode yang transparan, obyektif, dan bebas dari KKN dalam seleksi aparatur sipil negara (ASN). “Dengan cara ini, pemerintah optimis bisa menjaring putra-putri bangsa terbaik untuk menjadi aparatur sipil negara,” ujarnya di Jakarta, Selasa (17/6).

Tahun ini seluruh instansi yang melakukan rekrutmen ASN wajib menggunakannya dalam tes kompetensi dasar (TKD).

BKN menyediakan fasilitas CAT di 12 BKN Kantor Regional dan BKN Pusat. Sementara, 2.304 titik lokasi untuk TKD disiapkan Kemendikbud, yakni infrastruktur Uji Kompetensi Guru (UKG) laboratorium di sekolah-sekolah, dan laboratorium Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Formasi ASN 2014 dibuka 100 ribu, terdiri dari 65 ribu CPNS dan 35 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Untuk CPNS, 25 ribu formasi untuk instansi pemerintah pusat, dan 40 ribu formasi untuk pemda, sedangkan PPPK terdiri dari 10 ribu untuk pusat dan 25 ribu untuk daerah.

CPNS 2014 : CPNS Dilakukan Secara Bertahap

E-MEDIA | Pada Tahun 2014 pelaksanaan seleksi CPNS dilaksankan tidak serentak. karena mulai tahun ini pemerintah telah mewajibkan seluruh instansi baik pusat dan daerah menggunakan sistim computer assisted test (CAT). dengan perubahan ini tes tidak serentak lagi, tapi bertahap dan memberikan kesempatan kepada pelamar untuk uji kemampuan di beberapa instansi. 

“Adapun perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya yang pelaksanaan tesnya serentak, tahun ini diputuskan bertahap. Lantaran ada kewajiban seluruh instansi untuk mengikuti sistim CAT,” kata Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja.  “Otomatis dengan menggunakan sistem CAT dan tesnya tidak bertahap, maka setiap pelamar bisa saja melamar di lebih dari satu instansi. Tapi tidak masalah karena kan sistim pengujiannya sangat transparan dan langsung kelihatan kemampuan pelamarnya,” terangnya.

untuk itu para pelamar CPNS tahun ini agar mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian CPNS dengan menggunakan metode CAT.

Masih banyak daerah yang infrastrukturnya belum memadai untuk pelaksanaan CAT. Namun, KemenPAN-RB telah memberikan sosialisasi kepada seluruh instansi pusat dan daerah yang akan melaksanakan tes CPNS untuk menyiapkan diri. Badan Kepegawaian Negara (BKN) lewat 12 Kantor Regionalnya pun sudah menyiapkan infrastrukturnya. setiap komputer yang akan digunakan untuk tes CAT akan bebas dari kebocoran soal. Sebab, Lemsaneg akan dilibatkan dalam pembersihan dan penguncian data komputer.

“Kenapa kami wajibkan pakai CAT, karena selain lebih transpran, metode  ini juga lebih menghemat waktu dan biaya. seperti tes CPNS tahu 2013 kemarin yang menggunakan CAT minus komplain karena memang sangat objektif hasilnya,” tandasnya.(esy/jpnn

CPNS 2014 : Tes Kompetensi Dasar (TKD) di Mulai Agustus Dengan 3 Materi Soal


E-MEDIA | Perekrutan CPNS yang mulai dibuka Juli nanti di informasikan bakal di laksanakan di 482 instansi. Dari jumlah 100.000 CPNS baru akan terbagi untuk pegawai negeri dan kontrak.Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) Herman Suryatman mengatakan, tahun ini ada 482 instansi pemerintah yang mendapat formasi dan akan membuka lowongan CPNS. Dia menyebutkan, untuk instansi pusat terdiri dari 31 kementerian dan 40 lembaga.

Sedangkan di pemerintah daerah terdiri dari 28 pemerintah provinsi dan 383 pemerintah kabupaten kota. “Penentuan formasi ini berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja di masing-masing instansi,” katanya berdasarkan siaran persnya kemarin.

Herman menjelaskan, formasi aparatur sipil negara 2014 dibuka bagi 100.000 orang. Terdiri dari 65.000 CPNS dan 35.000 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menurut dia, untuk jenjang CPNS akan ada 25.000 formasi untuk instansi pemerintah pusat.

Sedangkan 40.000 formasi untuk pemerintah daerah. Sementara untuk PPPK terdiri dari 10.000 ribu untuk pemerintah pusat dan 25.000 untuk daerah.

Herman menjelaskan, panitia seleksi nasional (panselnas) telah menetapkan prioritas rekrutmen CPNS Untuk instansi pusat adalah jabatan fungsional tertentu yang menjadi jabatan utama di instansinya. Selain itu juga untuk jabatan fungsional lain sebagai penunjang jabatan utama.

Selain itu, juga diprioritaskan untuk jabatan fungsional umum atau jabatan pelaksana yang melaksanakan tugas teknis. “Jabatan khusus itu seperti instruktur, penyuluh ataupun teknisi kami prioritaskan,” ungkap Herman.

Dilanjutkannya, prioritas penerimaan CPNS di pemerintah daerah meliputi pelamar umum dengan prioritas jabatan di lingkungan dinas yang menunjang program pelaksanaan pembangunan sesuai potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing.

Selain itu juga pelamar khusus dengan prioritas jabatan dokter pegawai tidak tetap (PTT) untuk penempatan pada sarana pelayanan kesehatan pemerintah di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kurang diminati.

Menurut rencana, terangnya, pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi (sistem single entry) akan dilakukan pada Juli. Sedangkan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014. Satu pelamar dapat memilih tiga jabatan dalam satu instansi.

“Saat pendaftaran tidak perlu menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan Kartu Kuning dari Dinas Tenaga Kerja,” tambah Herman.
Diungkapkan, seperti tahun lalu materi TKD terdiri dari tiga kelompok soal. Kelompok pertama adalah wawasan kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sedangkan kelompok kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi dan orientasi pada pelayanan.

Adapun kelompok soal ketiga adalah inteligensia umum, yang meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, tahun ini pihaknya belum menerima formasi CPNS dari jalur umum dari Kemenpan dan RB sehingga belum ada penerimaan CPNS dari jalur umum. Meski demikian, pihaknya menjamin tidak akan ada masalah pada pelayanan publik.
Pasalnya, jumlah pegawai yang ada akan diefisienkan sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada. “Kami tidak merasa kekurangan pegawai. Sesuai dengan prinsip reformasi birokrasi pegawai memang terbatas namun mereka tetap dapat melayani dengan baik,” terangnya.

CPNS 2014 : Pendaftaran CPNS Bisa Pilih 3 Formasi Sekaligus

E-MEDIA | Metode baru akan diterpakan dalam penerimaan CPNS 2014 ini. Salah satunya tentu akan membuat persaingan memperebutkan kursi CPNS 2014 dari jalur umum dipastikan bakal kian ketat. Pasalnya, mekanisme tesnya mirip dengan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Di mana, selain 100 persen menggunakan Computer Assisted Test (CAT), pelamar juga bisa memilih tiga lowongan jabatan sekaligus dalam satu instansi.

Dengan model seperti ini, sudah bisa dipastikan, untuk formasi-formasi empuk di instansi-instansi yang dianggap vaforit, bakal direbut oleh peserta yang nilai tes CAT-nya tinggi.

“Ya, rencananya mirip UMPTN. Pelamar bisa memilih tiga pilihan dalam satu instansi. Misal melamar di kemenkeu, jurusan akuntansi misalnya, bisa memilih jabatan A, B, dan C. Karena hampir semua lowongan di kemenkeu itu butuh akuntan,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman kepada wartawan kemarin (16/6).

Hal senada disampaikan Kabid Penyiapan Perumusan Kebijakan Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB Supardiyana.

Dijelaskan, salah satu yang menarik dalam tes CPNS tahun 2014 ini, seorang pelamar bisa mendaftar lebih dari satu pilihan. “Satu orang dapat melamar tiga jabatan yang memiliki kualifikasi yang sama, dalam satu instansi,” jelas Supardiyana.

Kalau tahun lalu, pelamar bisa mendaftar di berbagai instansi, kali ini cukup mendaftar di satu instansi, tetapi pilihannya dapat di beberapa instansi. Yang penting kualifikasinya sama, pelamar dapat memilih tiga instansi, dan tesnya cukup sekali.

Mengenai soal tes, dia menjelaskan, berbeda dengan tahun lalu, kali ini ada 17 perguruan tinggi negeri ikut serta dalam penyusunan soal tes kompetensi dasar (TKD), yang kemudian akan diintegrasikan. Dengan demikian, jumlah soalnya menjadi semakin banyak variasinya.

Sementara, terkait dengan sistem CAT, Herman menjelaskan, pihak KemenPAN-RB berupaya agar para pelamar bisa mengenal lebih awal sistem kompuerisasi itu. Caranya, antara lain dengan melakukan simulasi CAT dalam job fair di Hall Senayan City Jakarta, tanggal 18 – 19 Juni mendatang. Simulasi CAT juga akan digelar dalam job fair di Gedung Wanita Bogor tanggal 24-25 Juni 2014.

“Simulasi itu dilakukan agar para pelamar pegawai ASN lebih familier dengan metode baru tes CPNS, sehingga mereka bisa konsentrasi belajar materi tes. Tes CPNS terdiri dari tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Untuk TKD, seluruhnya akan menggunakan CAT, dengan materi wawasan kebangsaan, karakteristik pribadi, dan intelegensia umum,” terangnya.

Bagaimana dengan para calon pelamar di daerah-daerah agar juga bisa mengenal sistem CAT? Herman mengatakan, pihaknya akan memasukkan CAT ke dalam website kemenPAN-RB. Saat ini sedang diolah agar sistem itu bisa masuk di website.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diakses, sehingga masyarakat dapat menggunakannya dari mana saja dan kapan saja. Para calon pelamar CPNS bisa latihan menggunakan CAT,” pungkas Herman.

CPNS 2014 : Pelamar Hanya Boleh Tes di Satu Instansi Saja

E-MEDIA | Seleksi penerimaan CPNS tahun 2014 terus dilakukan perbaikan. Salah satunya adalah peserta tes computer assisted test (CAT) bisa melamar dan mengikuti tes di beberapa instansi, kini tidak bisa lagi. Pelamar hanya bisa melamar dan mengikuti tes di satu instansi saja. Namun pelamar diberikan kesempatan untuk memilih tiga jabatan.

“Kalau tahun lalu kan satu pelamar bisa ikut tes di lebih dari satu instansi. Kemudian kalau lulus tes, pelamar juga diberikan hak memilih instansi yang disukai. Nah, sekarang sistimnya mulai diubah agar ada efisiensi,” kata Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman kepada wartawan  di sela-sela Simposium Inovasi Layanan Publik, di Jakarta, Senin (16/6).

Efisiensi yang dimaksudkan Herman adalah penghematan anggaran seleksi. Pasalnya, dalam pengadanaan CPNS, setiap peserta memakan anggaran jutaan rupiah. Jika satu pelamar bisa melamar dan mengikuti tes di beberapa instansi, bisa dihitung berapa in-efisiensi yang ditimbulkan. “Agar ada efisiensi, pelamar hanya bisa melamar di satu instansi. Namun, dia bisa memilih tiga jabatan di instansi tersebut,” ujarnya.

Untuk menjaga agar tidak terjadi double pelamar, Panselnas CPNS akan menyeleksinya lewat pendaftaran online. Sistim ini merupakan sistim satu pintu (dikendalikan Panselnas), sehingga setiap pelamar akan bisa dikontrol.

“Bagaimana bisa ikut tes di tempat lain, kalau namanya sudah masuk di instansi lain. Teknisnya sementara dibahas detil oleh Panselnas,” ujar mantan Kadis Diknas Kabupaten Sumedang ini.

Dalam tes CPNS 2014, setiap pelamar akan diuji tes kompetensi dasar (TKD) berupa tes intelegensia umum, tes wawasan kebangsaan, dan tes katakteristik pribadi. Juga tes kompetensi bidang (TKB).

CPNS 2014 : Kemenkeu Butuh 10.000 PNS Baru Tahun Ini

E-MEDIA | Informasi berikut ini berasal dari kementeriuan kemenkeu, dimana tahun ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membutuhkan 10.000 pegawai negeri sipil (PNS) baru. PNS paling banyak akan ditempatkan untuk Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
"adapun total total yang dibutuhkan adalah 10.000 pegawai baru. Paling besar untuk DJP dan DJBC karena jumlah pegawai yang sekarang masih kurang. Sisanya untuk Direktorat lain," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Badaruddin saat dihubungi detikFinance, Senin (2/6/2014)

Informasi Jumlah tersebut diukur berdasarkan beban kerja yang ditanggung oleh instansi dan kuantitas pegawai yang ada. lalu dipertimbangkan kemampuan anggaran untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai.

Ini termasuk untuk menentukan porsi kebutuhan pegawai yang berasal dari ikatan dinas seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Nasional (STAN) dan umum. Umum yang dimaksud meliputi sarjana, diploma (I, II, III) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

"Berdasarkan analisa tersebut, kita dapatkan sebuah keseimbangan untuk menentukan jumlah pegawai yang dibutuhkan. Memang kebutuhan pegawai kita lebih dari itu, tapi tetap harus disesuaikan," ujarnya.

Khusus untuk penerimaan umum, calon PNS akan diambil dari berbagai jurusan. Seperti ekonomi pembangunan, akuntansi, manajemen, kimia analisis dan lainnya.

"Jurusan yang diterima akan disesuaikan dengan kebutuhan direktorat. Itu beragam. Ada banyak jurusan di dalamnya," kata Baddarudin.

Kemenkeu telah mengajukan kebutuhan pegawai kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PanRB).
Hingga sampai saat ini belum diketahui berapa yang disetujui. Meskipun KemenPANRB telah mengumumkan tersedianya 100.000 kursi untuk menjadi PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh wilayah Indonesia

Namun Badaruddin tetap berharap pengajuan dari instasinya dapat diterima. Bila tidak, maka dimungkinkan Kemenkeu akan mengajukan permohonan kembali. "Tentunya pasti ada alasan bila tidak diterima. Kita akan lihat. Kalau memang kurang, kita akan mengajukan permohonan kembali," tukasnya.
(mkl/ang)